San Francisco - Musuh Apple bukanlah Samsung, begitu pula sebaliknya. Para analis justru memberi peringatan, musuh kedua produsen besar smartphone itu adalah vendor dari China.
Pangsa pasar Apple dan Samsung, diprediksi lambat laun bakal semakin diambil produk smartphone buatan China yang mampu menawarkan harga jauh lebih murah namun dengan spesifikasi premium.
Salah satu pembuktiannya adalah persaingan yang ada di China. Untuk pertama kalinya, smartphone Xiaomi menyingkirkan Apple di pasar smartphone terbesar di dunia itu.
“Para
vendor asal China bisa menggunakan strategi sangat baik saat menembus
pasar mobile, yakni memperkenalkan produk berkualitas tinggi dengan
harga rendah. Tak ada satupun dari produsen besar yang mampu
mengalahkan itu,” ujar Profesor John Zhang, pakar marketing China,
seperti dilansir CNBC.
Meski demikian, untuk saat ini baik
Samsung maupun Apple masih bisa tersenyum. Karena berbagai vendor asal
China seperti Xiaomi, Lenovo, ZTE, dan Huawei sepertinya masih fokus
terhadap pasar dalam negeri mereka.
Sejauh ini, perangkat
smartphone asal China memang masih sulit menembus pasar AS. Pasalnya,
kebanyakan dari mereka tidak terikat sistem kontrak dengan berbagai
operator seluler ternama di Negeri Paman Sam tersebut. Padahal, sistem
kontrak operator itu menjadi penghubung utama antara vendor smartphone
dengan konsumen AS.
Menurut data Strategy Analytics, iPhone masih
memimpin pasar smartphone AS dengan pangsa pasar 32,9%, diikuti oleh
Samsung yang menempel ketat dengan perolehan 32,6%. Sementara vendor
asal China yang baru bisa menembus empat besar di AS adalah ZTE dengan
raihan 5,8%.
