Jakarta - Mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh angkat
bicara perihal kasus suap yang menjegal Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)
Praya nonaktif Subri. Menurutnya, tidak ada penegak hukum yang
benar-benar bersih.
"Pendapat saya jadi kita kalau instrospeksi
tidak ada korps penegak hukum yang 100 persen bersih itu tidak ada,"
ujar Abdul Rahman di di Museum Nasional, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta
Pusat, Sabtu (21/12/2013).
Abdul Rahman mengatakan hal itu di
sela-sela acara Malam Peluncuran Catatan Akhir Tahun dan Penggalangan
Dana yang digelar LBH Jakarta.
Abdul Rahman pernah menjabat sebagai Jaksa Agung dari periode tahun 2004-2007. Dia juga berpengalaman sebagai hakim dan jaksa.
"Yang belum pernah di kepolisian saya, kita tidak bisa menuding kelompok ini atau itu yang bersih," tuturnya.
"Saya
lihat pak Basrief besar keinginannya. Saya kira persoalannya tidak
mudah sebagai jaksa agung. Kalau sampai sekarang belum sukses, pasti
bukan kesengajaan," tandasnya.
