Gresik - Sebanyak 15 desa di 3 kecamatan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur terendam banjir akibat meluapnya Kali Lamong.
Dari
rincian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik. Dari 15 desa
itu, masing-masing 5 desa di Kecamatan Cerme, 7 Desa di Kecamatan
Benjeng, dan 3 desa di Kecamatan Balongpanggang.
Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Abu Hasan mengatakan, air
yang menggenangi Gresik kali ini merupakan banjir kiriman. Setiap hujan
deras terus menerus di wilayah Selatan Gresik, yaitu Mojokerto dan
sekitarnya maka dipastikan Gresik akan banjir.
"Akibat banjir
Kali Lamong ini maka air yang menggenangi Gresik cukup tinggi. Mulanya
banjir menggenangi wilayah kecamatan Balongpanggang. Di wilayah ini
banjir menggenangi setidaknya 3 desa. Saat ini di Balongpanggang sudah
surut. Namun, ketinggian air di Desa Morowudi, Cerme masih tinggi
berkisar antara 30 – 50 centimeter," katanya, Minggu (15/12/2013).
Ditambahkan
Abu Hasan, yang terparah adalah Kecamatan Benjeng yaitu sampai
menggenangi 7 desa. Untuk itu, terkait dengan banjir ini BPBD Gresik
sudah berkordinasi dengan pihak Tim Tanggap Bencana (Tagana) dan Dinas
Sosial untuk pendirian dapur umum.
"Kami menjaga kemungkinan
adanya banjir susulan yang lebih parah. Makanya kami merencanakan
mendirikan dapur umum di wilayah Kecamatan Benjeng. Selain itu, kami
juga menyiapkan bantuan 1000 paket sembako yang disalurkan sore ini,"
tandasnya.
*Sumber : beritajatim.com
