Kediri - Polres Kediri Kota
mencurigai pendatang asal Sleman, Jawa Tengah yang tewas usai menelan
sabu-sabu adalah bandar narkoba. Pasalnya, dari kamar kos korban di
Jalan Gatot Subroto No 188 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri polisi
menemukan 15 paket sabu seberat 15 gram
"Dari penggeledahan di
kamar kosnya, kita temukan 33 bungkus sabu-sabu dalam plastik kecil
ukuran 0,5 gram, alat hisap (bong), puluhan sedotan untuk menghisap, dua
buah handphone (HP) dan kartu identitas," ujar Kapolres AKBP Budhi
Herdi Susianto, Selasa (10/12/2013).
Barang bukti sabu itu
terbungkus plastik kecil-kecil. Terdiri dari warna putih dan hitam.
Sementara nilainya diperkirakan mencapai Rp 60 juta rupiah.
Dari
kartu identitas korban bernama Dian Kushartoko (33) beralamat di Salakan
Trihanggo, Gamping RT 02 RW 26 Sleman Yogyakarta. Korban baru indekos
di Jalan Gatot Subroto No 188 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri kurang
lebih 1 bulan.
Masih kata Kapolres, pihaknya kini tengah
mendalaminya. Polisi akan memastikan apakah korban seorang pemakai atau
bandar narkoba melalui asal mula barang terlarang yang ditemukan di
kosnya.
Sebelumnya, Dian tewas usai menelan satu paket sabu
sebesar 1 gram beserta plastiknya. Polisi menemukan korban di dekat
kamar kosnya dalam keadaan sakaw.
*Sumber : beritajatim.com
