Terkini
Tampilkan postingan dengan label tewas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tewas. Tampilkan semua postingan

Kronologi Tewasnya 1 Terduga Teroris di Ciputat

Post By Indo Artha on 1 Januari 2014 | 2:07 AM

ilustrasi teroris
ilustrasi teroris
Gombek.com, Ciputat - Baku tembak masih terdengar di antara bunyi letupan kembang api Tahun Baru 2014 saat penggerebekan persembunyian teroris di Jalan KH Dewantoro Gang H Hasan RT 04/07 Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. 1 Terduga teroris tewas dalam peristiwa ini.

"Satu orang yang dilarikan ke rumah sakit ya, inisialnya H atau NH panggilan sehari-harinya. Dia yang tertembak dan telah dilarikan ke rumah sakit," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di lokasi, Rabu (1/1/2014) dini hari.

Boy menjelaskan, H merupakan pelaku penembakan anggota polisi di Pondok Aren beberapa waktu lalu. Akibat penembakan itu, 2 anggota polisi dari Polsek Pondok Aren meninggal dunia.

"Jadi mereka terkait penembakan terhadap anggota kita di Pondok Aren. Saat ini masih melakukan tembak-menembak, saat ini masih belum clear, kita masih melakukan upaya-upaya lain," terang Boy.

Sementara itu, Ketua RT 02/07 Kelurahan Sawah, Didik, yang menjadi saksi mata menuturkan, penggerebekan terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB. Penggerebekan ini diawali dengan kedatangan para polisi berpakaian preman.

"Tadi polisi berpakaian preman menembak sekitar pukul 7 malam," kata Didik di lokasi, Jakarta, Selasa 31 Desember 2013 malam.

Dia menuturkan, pada awal penggerebekan, seorang teroris diduga bernama H, sempat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda jenis Supra Fit. Namun nahas, dia tewas seketika saat tim Densus 88 Polri menghujaninya dengan tembakan. Aparat kemudian mengangkat dan memindahkan jenazahnya ke tepi jalan sebelum akhirnya menggerebek rumah kontrakan milik warga bernama Rahmat itu. 

*Sumber : liputan6.com

Magneto Harusnya Sudah Tewas di X-Men: The Last Stand

Post By Indo Artha on 24 Desember 2013 | 1:05 AM

Los Angeles - Para penggemar film-film X-Men tentunya mengetahui kalau dalam versi triloginya terdapat karakter antagonis bernama Magneto yang juga diambil dari seri komiknya. Tokoh tersebut diperankan oleh aktor tua senior Ian McKellen.

Akan tetapi, di film ketiga yang berjudul X-Men: The Last Stand, Magneto terlihat kalah setelah sang mutan pengendali besi ini disuntikkan sebuah serum anti mutasi secara paksa oleh Beast. Sehingga, kekuatannya pun menghilang. Namun, awal mula konsepnya ternyata bukanlah seperti itu.

Dilansir dari Ace Showbiz, rancangan cerita X-Men: The Last Stand yang dituliskan di awal pembuatan, hendak menampilkan adegan yang melibatkan kematian Magneto oleh karakter Phoenix/Jean Grey dengan cara yang sama seperti halnya Profesor X dan Cyclops.

Selain itu, film tersebut juga seharusnya menampilkan tempat pertempuran terakhirnya di Washington DC . Akan tetapi, oleh karena suatu sebab, akhirnya adegan pun dipindah ke Pulau Alcatraz seperti yang sudah kita lihat.

Sutradara Brett Ratner menjadi sosok yang menangani X-Men: The Last Stand setelah Bryan Singer keluar karena mengurus Superman Returns. Versi Brett Ratner juga memperlihatkan menghilangnya kekuatan milik Mystique dan Rogue setelah mereka disuntikkan serum anti mutasi.

Film X-Men: Days of Future Past bakal memperlihatkan kembali Magneto versi trilogi dan akan sedikit berbeda dengan versi komiknya yang mana dikirimnya karakter Kitty Pryde ke masa lalu melalui kekuatan Profesor X tua, digantikan oleh Wolverine yang akan bertemu versi muda Profesor X dan Magneto beserta para mutan pendahulu lainnya.

Baru-baru ini, Bryan Singer mengumumkan bahwa ada sekuel baru lagi yang akan diberi judul X-Men: Apocalypse pada 27 Mei 2016 mendatang. Rencananya, X-Men: Days of Future Past akan tayang perdana pada 21 Mei 2014 di Indonesia.

Tewas Telan Sabu Beserta Plastiknya

Post By Indo Artha on 10 Desember 2013 | 8:07 PM

Kediri - Polres Kediri Kota mencurigai pendatang asal Sleman, Jawa Tengah yang tewas usai menelan sabu-sabu adalah bandar narkoba. Pasalnya, dari kamar kos korban di Jalan Gatot Subroto No 188 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri polisi menemukan 15 paket sabu seberat 15 gram

"Dari penggeledahan di kamar kosnya, kita temukan 33 bungkus sabu-sabu dalam plastik kecil ukuran 0,5 gram, alat hisap (bong), puluhan sedotan untuk menghisap, dua buah handphone (HP) dan kartu identitas," ujar Kapolres AKBP Budhi Herdi Susianto, Selasa (10/12/2013).

Barang bukti sabu itu terbungkus plastik kecil-kecil. Terdiri dari warna putih dan hitam. Sementara nilainya diperkirakan mencapai Rp 60 juta rupiah.

Dari kartu identitas korban bernama Dian Kushartoko (33) beralamat di Salakan Trihanggo, Gamping RT 02 RW 26 Sleman Yogyakarta. Korban baru indekos di Jalan Gatot Subroto No 188 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri kurang lebih 1 bulan.

Masih kata Kapolres, pihaknya kini tengah mendalaminya. Polisi akan memastikan apakah korban seorang pemakai atau bandar narkoba melalui asal mula barang terlarang yang ditemukan di kosnya.

Sebelumnya, Dian tewas usai menelan satu paket sabu sebesar 1 gram beserta plastiknya. Polisi menemukan korban di dekat kamar kosnya dalam keadaan sakaw.



*Sumber : beritajatim.com
 
Copyright © 2014. Gombek - All Rights Reserved